Love Notes

Dimulai dari sebuah percakapan sederhana mengenai anak kecil yang berlari tanpa sepatu. Sampai keindahan alam di Uluwatu. Dari sebuah kecelakaan kecil diseberang jalan. Sampai semburan lumpur Lapindo Brantas. Dari keinginan semu yang terpendam. Sampai cita-cita setinggi bintang.

Kemudian pertemuan untuk secangkir kopi terjadi. Tidak lama kemudian untuk sebuah film. Setelah itu untuk sebuah makan malam. Dan terakhir untuk hanya duduk dan berbincang.

Tanpa sadar sentuhan demi sentuhan terjadi. Terasa mendebarkan awalnya, tetapi menenangkan setelahnya. Kalimat yang terucap semakin manis. Semakin lembut. Semakin menenangkan. Begitu pula nada suara.

Tanpa sadar love notes sering terurai dalam tulisan. Entah itu sms, e-mail, atau dalam secarik kertas sederhana yang sengaja ditinggalkan. Sepenggal kata-kata sederhana, agar aku dan kamu tahu. Agar aku dan kamu ikut merasakan mengenai kamu dan aku.

‘your love is easy. as easy as 1,2,3. make my complicated world easy to live on’

@5pm.

PS: untuk seorang ‘angin’ yang telah mengajarkanku segalanya.. kita memang bukan untuk disatukan..

4 thoughts on “Love Notes

  1. kenangan adalah kenangan yang merupakan sisi kehidupan kita. tinggal skr bagaimana kita memmandang ke depan dan membuat kenangan terindah dalam hidup kita.
    nice story……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s