Politik(si) adalah komedian sejati

Pemilu Legislatif sudah berlalu hampir sebulan. Tapi kok countingnya blm rampung yaa..?? Tp kl begitu pertanyaannya, jawabannya sederhana. Gimana mau selesai, belum dihitung saja sudah protes sana sini. Bahkan ada beberapa TPS yg dibanned alias diboikot agar suaranya tidak dihitung. Alasannya macam2, mulai dari kecurangan kertas suaralah, suara tidak validlah, sampai protes dibeberapa daerah yang dianggap tidak fair, krn tidak terdaftar.

Belum selesai masalah pemilu legislatif, ada lagi masalah beberapa partai, maaf yaa.., kecil dan baru yang protes, krn menganggap kalau suara yang mereka dapatkan, seharusnya lebih (byk bahkan) dari itu. Haaaa..??

Para anggota partai berbondong2 ke KPU, Istana, DPR sampai ke Mahkamah cuma buat demo. Yang saya tidak habis pikir adalah masak mereka tidak tahu jml penduduk NKRI. Kl tidak tahu, nggak usah ikutan atau membentuk partai. Ada2 ajaa..

Yang lebih ributnya lagi adalah perpecahan partai. Yg satu mau kalisi dgn si D, tapi ketuanya tidak. Ada lagi anggota partai yg tdk setuju koalisi dgn partai kecil, tp ketuanya keuekuh mau koalisi. Ada lagi mantan musuh bebuyutan jadi Capres/Cawapres. Diprotes lagi sama anggotanya, katanya calon tersebut masuk dlm Buku HAM. Yang serunya lagi, mereka semua seperti menganggap rakyat Indonesia itu bodoh. Jadi dengan tenangnya mereka mengumbar janji yg sebenernya telah dilaksanakan. Padahal kl dipikir2, siapapun yg jd presidennya, permasalahannya pasti sama kok.

Hahhahaha.. Padahal baru saja kita kedatangan Ny. Hillary Clinton yang menceritakan pengalaman kalahnya beliau. Buat saya, seharusnya itu merupakan sentilan untuk para politisi. Mbok ya.. Kalau sudah kalah, ya terima saja. Dan kl dibutuhkan negara, jangan gengsi untuk membantu. Hhhmmm.. Lucu yaa..

Tp dari semua lelucon ini, saya cuma tidak sabar untuk melihat debat presiden. Terutama Capres Wanita dan RI1 saat ini. Kemudian Capres(cawapres yaa..) Yg mantan personil orde baru dengan… Kl dengan RI1 sekarang, ga seru yaa.. Mmhh.. Dengan cawapresnya saja kalau begitu.

By the way, saya punya 2 alasan lagi untuk amat sangat bangga jadi WNI. My president is one of the most influential People according to Time Magz(for 100ppl, untuk tokoh politik beliau no.9). I am shivering!!! Yang kedua, Sri Mulyani is one of the most influential women in the world. I think she’s the only Indonesian Women to achieve that. (^^)/

May 6, 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s