Surat Cinta di malam hari

Ini sudah malam. Aku tahu kamu telah terlelap. Tetapi tak kuasa rasanya kalau tidak kukatakan. Atau dalam hal ini kuuraikan dalam tulisan. Agar senyum diwajah ini dapat kuturunkan.

Aku jatuh cinta kepadamu bukan karena tubuhmu. Bukan, bukan itu. Karena memang tidak ada dari bagian tubuhmu yang menarik perhatianku. Walaupun pada akhirnya, menurut kebanyakan orang, emosi dan kepribadian itu menggunakan tubuh sebagai media. Dan, memang, akhirnya ada beberapa bagian tubuhmu yang aku suka. Amat kusuka.

Entah karena kuasa Tuhan atau hanya kebetulan belaka, kita selalu bertemu diwaktu yang tepat. Sampai-sampai bahumu selalu kupinjam sebagai wadah air mata. Dan kamu tidak memungut bayaran. Memang hanya kalimat sederhana yang terucap, itupun tanpa harus mengenyam pendidikan yang mahal dan lama, tetapi amat menyejukkan. Yang paling penting, membuat suara-suara berisik dikepala dan hatiku lenyap seketika.

Kamu tahu, aku suka sekali melihatmu terlelap seperti ini. Bagai bayi yang baru lahir, kamu pasrah tak berarti. Tidak seperti tadi ketika kamu memberiku ceramah mengenai laki-laki yang membuatmu cemburu tiada akhir. Walaupun pada akhirnya kamu menyerah pada sisi ceritaku dan mengakhiri sesi bercerita dengan sentuhan dihati dan fisik.

Apa yang akan kulakukan kalau kamu tidak ada. Pertanyaan gombal, pasti itu komentar kamu. Karena kamu laki-laki dengan sejuta logika. Bukan seperti aku, perempuan dengan sejuta emosi yang semu. Tetapi nantinya kamu pasti akan menjwabnya juga. Dengan rangkaian kata-kata yang penuh dengan logika dan tersusun menjadi kalimat yang semu.

Aku tidak tahu apa yang kamu suka dari aku. Yang kutahu adalah yang kurasa. Yang kurasa pada setiap pinjaman bahu, kata-kata sejuk yang sederhana, setiap ego dan setiap sentuhan, kamu tidak inging melepasku.

Hhhh… Tapi hari sudah hampir pagi. Aku tidak mau pergi.. Tapi kamu harus kutinggalkan, agar besok malam aku dapat menulis surat cinta lagi. Semoga masih tentang kamu sayang..

PS: kalau kita tidak bersama besok malam, ini surat cinta pertama dan terakhir untuk kamu. Aku. Cinta. Kamu. Titik. Tidak ada koma.

miss.wawa

One thought on “Surat Cinta di malam hari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s